Sambutan Kapolri Pada Launching P2I 7 Januari 2018

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Sebelumnya mari kita memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT tuhan yang maha kuasa yang haru ini kita mendapat anugerah iman, islam, kesehatan, kekuatan dan kesempatan sehingga kita bisa berkumpul di tempat yang sangat baik ini dan selalu kita menyampaikan salam kepada Rasulullah SAW yang telah menuntun kita ke dunia yang baik dan beliau selalu menjadi tauladan yang baik bagi kita.

Saya menyampaikan terima kasih yang sedalam – dalamnya hari ini diberi kesempatan untuk hadir dan diundang ke tempat ini untuk menyampaikan sambutan, sambutan ini sebenarnya akan di sampaikan oleh bapak Jenderal Kapolri (Jenderal Tito), namun karena beliau ada tugas lain maka beliau mengutus saya untuk menyampaikan sambutan singkat ini.

Sebelumnya saya sampaikan salam hormat saya dahulu kepada :

Pimpinan Pesantren Darunnajah

Ketua Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila

Para Pengurus Pondok Pesantren

Ketua Umum Beserta Staf Perhimpunan Pengasuh Pondok Pesantren Se- Indonesia

Dan hadirin yang saya hormati

 

Pada prinsipnya Polri sangat apresiet dan sangat mendukung dibentuknya Perhimpunan Pengasuh Pondok Pesantren Se- Indonesia ini, saya kira ini pembentukan yang berskala nasional untuk menghimpun para pengasuh pondok pesantren yang berada di dalamnya, dan sudah tentu ada latar belakan juga ada visa dan misi dengan pembentukan tersebut, dan saya lihat ini ada erat kaitannya dengan tantangan era nasional saat ini, tantangan terhadap Pancasila, terhadap kebinekaan kita, maupun masih belum tuntasnya masalah radikal ris yang mencederai Umat Islam di Indonesia ini. Jadi saya kira dengan dibentuknya atau kehadirannya dari perhimpunan ini tentu akan menghimpun para pemikir –  pemikir islam yang jernih tentu juga akan menimbulkan solusi – solusi untuk menghadapi persoalan – persoalan bangsa, permasalahan bangsa, kedaulatan bangsa, yang belakangan ini sedang menghadapi tantangan yang dapat mempengaruhi keutuhan kesatuan Republik Indonesia Ini, oleh karena itu dengan pembentukan perhimpunan ini saya dari kepolisian khususnya ingin menyampaikan bahwa mari kita selalu bekerja sama menghadapi hal tersebut.

Bapak ibu hadirin sekalian mungkin ingat petunjuk Rasulullah kalau ada persoalan, ada masalah, ada kemungkaran mari kita hadapi dengan tiga cara yaitu dengan tangan, lisan atau dengan hati, tadi saya sempat bincang – bincang dengan Pimpinan Pondok Pesantren “wah kalau polisi itu bisa dengan tangan tapi kalau kita ini bisa dengan lisan atau dengan suara” inilah yang perlu kita hadapi bersama – sama secara sinergis ada masalah – masalah yang kira – kira dia sudah melanggar hukum kita hadapi dengan kewenangan – kewenangan yang ada , tapi yang paling penting adalah kita lakukan bersama – sama langkah – langkah tindakan pencegahan yang masih masif, polisi mencegah mencegah juga melakukan, ulama dan pesantrennya juga melakukan tindakan – tindakan pencegahan dan masyarakat keseluruhan juga membantu melakukan langkah – langkah pencegahan ini , maka zaman sekarang masyarakat sudah melihat kalau terjadi sesuatu itu apakah langkah umat dan umaro ? kok diam saja ? kalau selama ini ada kejadian kita baru reaktif, tapi sebenarnya yang dituju sekarang ini adalah adalah pro aktifnya bagaimana ?

Tindakan – tindakan pencegahannya bagaimana untuk mencegah agar jangan sudah terjadi baru bereaksi tapi belum terjadi pun sudah melakukan langkah tindakan ini yang kalau di kepolisian itu kita sebut “Polisi sekarang yang modern itu harus bisa merubah langkahnya dari reaktif polising menjadi pro aktif polising”  Langkah – langkah kepolisian yang bereaksi kalau ada kejahatan menjadi langkah – langkah kepolisian yang jauh sebelumnya sudah melakukan langkah – langkah tindakan pencegahan, seperti pembinaan, diteksi dini, merangkul, bekerja sama, berdampingan dengan masyarakat, berdampingan dengan pesantren, berdampingan dengan pengasuh pondok pesantren apabila ditemukan hal – hal yang terkait dengan bidang – bidang yang terkait dengan masalah tersebut.

Jadi dengan hal ini Polri sangat menyambut baik karena kita lagi sedang mencadangkan untu melakukan tindakan pencegahan dan saya lihat ini bisa merupakan suat peluru baru atau kekuatan baru dari pesantren ini, mungil selama ini kita kalau berhubungan dengan pesantren Kapolri memintakan para Kapolda ke pesantren ini, dan ini ke pesantren ini, dan ini pekerjaan yang banyak, mungkin sekarang lewat sini lewat ketua pembinanya sampaikan persoalan ini untuk kita hadapi bersama saya kira itu sudah bisa disalurkan dan disebarkan ke seluruh pesantren yang ada di Indonesia ini sehingga langkah – langkah pencegahannya bisa dengan cepat dihadapi. Kalau pun sempat terjadi masalah cepat pula dinetralisir, nah ini lah kita perlu keamanan , kenyamanan, kesamaan, perdamaian dalam mejlankan tugas – tugas nasional maupun tugas – tugas di bidang keagamaan.

Demikian secara singkat yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan ini, mohon maaf apabila ada kesalahan dan kekurangan.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Sumber: Sambutan Kapolri yang disampaikan oleh: Kepala Korbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Arkian Lubis.