Halaqoh Pengasuh Pesantren Sumut

Perhimpunan Pengasuh Pesantren (P2i) adakan Halaqoh Pengasuh Pesantren di Medan Sumut. Tampil pesabgai pembicara pada Halaqoh tersebut antara lian: KH. Dr. Ahmad Suharto (PM Gontor Putri Mantingan), Prof. Dr. Syarifuddin Basyar UIN Lampung, Drs. H. Hadi Mujiono MM (Pegiat Ekonomi Berbasis Syariah), Drs. H. Yulizar Parlagtutan Lubis MPSI (DPRD Sumut), Drs Abd Mu’in Mpd.(Persatuan Guru Swasta) dan ketua  P2i Dr. M. Tata Taufik.

Peserta Halaqoh

Ahmad Suharto menyoroti masalah kepesantrenan secara menyeluruh belajar dari PM Gontor, menurutnya akar pesantren harus kuat berpijak pada keikhlasan dan senantiasa mampu mengembangkan diri secara mandiri. Syarifudin lebih menyoroti dimensi perguruan tinggi pesantren, menurutnya  pesantren harus memperhatikan juga pendidikan tinggi dengan mendirikan perguruan tinggi, tidak sebatas menggarap pendidikan menengah semata. Abd Mu’in menitik beratkan pada nilai-nilai dasar P2i yang menurutnya harus bersifat independent dan mengusung nilai-nilai kebersamaan.

Dari sisi lain Yulizar memandang peran pengasuh pesantren yang harus diperkuat terutama dalam hal penentuan kebijakan di wilayahnya masing-masing, serta berperan aktif dalam menentukan  berbagai regulasi pesantren semisal RUU pesantren. Sementara ketua P2i  menyampaikan dinamika pesantren dan kebijakan pemerintah tentang pesantren yang sudah berubah. Perubahan itu sangat dirasakan terutama setelah tahun 2014 dengan lahirnya Peraturan Menteri Agama No 18 Tahun 2014 Tentang Pesantren Muadalah.